BANDUNG – Program Asistensi Penulisan Artikel Scopus, WoS, dan SINTA 2 sukses diselenggarakan oleh Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya (PPJB-SIP) bekerja sama dengan Universitas Islam Nusantara (UNINUS). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 17–19 Desember 2025. Sebanyak 38 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, hingga praktisi akademis dari berbagai wilayah di Indonesia berpartisipasi aktif. Program ini dirancang sebagai bimbingan intensif untuk membedah manuskrip agar memenuhi standar jurnal bereputasi. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam diskusi, sesi tanya jawab, dan keterlibatan langsung dalam klinik penulisan manuskrip.

Program ini dibuka pada hari Rabu, 17 Desember 2025, oleh Prof. Dr. Endang Komara, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penelitian yang konsisten dan ketekunan dalam menulis artikel ilmiah untuk bersaing di jurnal Scopus dan Web of Science. Selanjutnya, Prof. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd., Ketua PPJB-SIP, menyampaikan sambutan yang menekankan komitmen organisasi dalam membantu penulis hingga tahap publikasi.

Sesi materi hari pertama dibagi menjadi dua bagian utama. Sesi pertama, “Kriteria Artikel Layak Scopus/WoS” disampaikan oleh Prof. Dr. Endang Komara, M.Si. Materi ini membahas standar substansi, kebaruan penelitian, dan kesesuaian artikel dengan ruang lingkup jurnal target.

Sesi kedua, “Etika Publikasi dan Penggunaan AI” disampaikan oleh Prof. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd. Peserta didorong untuk memahami batasan etika penggunaan kecerdasan buatan dalam penulisan artikel ilmiah dan untuk menghindari praktik yang berpotensi melanggar integritas akademik. Kedua sesi ini dimoderatori oleh Leonita, S.Pd.

Memasuki hari kedua, Kamis, 18 Desember 2025, kegiatan berlangsung dari pukul 09:00 s.d. 15:00 WIB. Sesi pertama berfokus pada “Penguatan Judul, Abstrak, dan Latar Belakang” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Sultan, M.Pd. Materi ini menekankan pentingnya judul yang menarik dan abstrak yang jelas sebagai titik awal untuk sebuah artikel ilmiah.

Sesi kedua pada hari yang sama membahas “Metodologi dan Diskusi Hasil” bersama Winci Firdaus, M.Hum., sebagai narasumber. Para peserta menerima panduan praktis tentang pengembangan metodologi penelitian yang kuat dan penyajian hasil serta diskusi secara argumentatif. Kedua sesi tersebut dimoderatori oleh Bagaskara Nur Rochmansyah, M.Pd.

Setelah istirahat dari pukul 11:00 s.d. 13:00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Klinik Peninjauan Manuskrip Awal. Dalam sesi ini, peserta dibagi menjadi empat ruang mentoring dengan mentor berpengalaman: Prof. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd., Prof. Dr. Sultan, M.Pd., Wahyudi Rahmat, M.Hum., Ph.D., dan Winci Firdaus, M.Hum. Sesi klinik ini paling praktis karena peserta menerima umpan balik langsung atas manuskrip mereka.

Hari terakhir, Jumat, 19 Desember 2025, berfokus pada tahap akhir proses menuju publikasi. Sesi pertama membahas “Teknik dan Simulasi Submit Artikel Ke Jurnal Tujuan” oleh Wahyudi Rahmat, M.Hum., Ph.D. Peserta dibimbing melalui proses pengiriman, dari pendaftaran hingga komunikasi dengan editor jurnal.

Sesi kedua, dengan tema “Memilih Jurnal dan Avoiding Predatory Journals” disampaikan oleh Prof. Dr. Sultan, M.Pd. Pada sesi di hari terakhir ini, diskusi dimoderatori oleh Arifin Nasa. Kegiatan kemudian ditutup langsung oleh Prof. Dr. Sultan, M.Pd. Penutupan ini menandai berakhirnya serangkaian sesi bantuan penulisan artikel yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan peluang publikasi karya ilmiah peserta di jurnal Scopus, WoS, dan SINTA 2.

Melalui kegiatan asistensi menulis artikel ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami standar penulisan artikel ilmiah untuk jurnal Scopus, WoS, dan SINTA 2, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam karya ilmiah masing-masing. Pendampingan yang bersifat praktis dan aplikatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas manuskrip peserta hingga siap disubmit ke jurnal tujuan.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar yang berkelanjutan serta memperkuat jejaring akademik antarpeserta dari berbagai daerah. Ke depan, PPJB-SIP bersama UNINUS berkomitmen untuk terus menghadirkan program asistensi serupa sebagai upaya mendorong peningkatan budaya riset, etika publikasi, dan produktivitas publikasi ilmiah di lingkungan akademik Indonesia.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *